Arti Sebuah Perjuangan
oleh : Kafhaya Nuzulanisa
Sering kali orangtua menasihati kita bahwa
hidup itu penuh perjuangan. Orang yang sedang kasmaran pun bilang bahwa cinta
itu harus di perjuangkan. Dalam pelajaran sejarah kita tentu tidak asing dengan
kata berjuang,perjuangan, memperjuangkan, di perjuangkan dan sebagainya lantas
menurut anda apa makna perjuangan itu sendiri?
“
Life is a struggle” begitulah orang inggris
bilang bahwa hidup adalah sebuah
perjuangan. Artinya dalam hidup ini harus ada sebuah usaha dari kita untuk bisa
maju. Ketika seseorang sudah tidak memiliki semangat untuk maju maka bisa
dipastikan orang itu akan menjadi pecundang seumur hidupnya. Orang tersebut
hanya bisa menyalahkan keadaan ,diri sendiri dan orang lain. Untuk itu siapapun
kita, jika kita ingin sukses maka haruslah ada sebuah perjuangan dalam hidup
ini. Hanya seseorang yang tidak
menginginkan kesuksesan jika mengharapkan sesuatunya terjadi secara instan dan
orang-orang bodoh yang mengharapkan sesuatu hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Sekecil apapun
hal yang kita lakukan, secara tidak langsung kita sedang berjuang. Orang–orang
yang menghargai sekecil apapun perjuangan itu adalah jiwa mereka yang pantang
menyerah, tidak mudah putus asa, ikhlas dalam melakukan sesuatunya, dan tidak
pernah menganggap suatu kegagalan merupakan akhir dari segalanya tetapi
sebaliknya, kegagalan adalah perjuangan di awal untuk meraih kesuksesan.
Hidup memang tak semulus jalan tol yang diibaratkan segala sesuatunya tidak bisa didapatkan dengan mudah. Yaa..terkadang ada sesuatu yang dilakukan terlihat mudah dan mencapai hasil yang maksimal akan tetapi tetap saja dalam menuju hasil yang diinginkan pasti ada saja dimana seseorang harus berjuang untuk mencapai hasil yang maksimal itu. Sekecil apapun itu, semudah apapun itu tetap saja yang namanya berjuang! Tidak ada kata “HIDUP TANPA PERJUANGAN”, mulai dari manusia lahir ke bumi hingga melewati proses pertumbuhan berawal dari bayi,balita,anak-anak,remaja hingga dewasa itu sudah banyak sekali perjuangan yang telah dilakukan dan tak bisa dijabarkan satu persatu. Salah satu contoh kecil yang dapat dijadikan motivasi untuk terus berjuang adalah saat dimana kita pertama kali ingin mengendarai sepeda roda dua. Awalnya pasti takkan mulus, harus melewati beberapa proses agar bisa mengendarainya mulai dari belajar keseimbangan untuk mengendarainya, adanya keberanian, semangat, dan keyakinan untuk bisa. Pada saat belajar keseimbangan, sering kali kita terjatuh namun kita tetap berusaha untuk bangkit dan terus berusaha mengendarainya hingga lancar. Jika dikaitkan dengan hidup itu perjuangan adalah semangat yang besar dan keinginan yang kuat untuk bisa hingga akhirnya membuahkan hasil yang maksimal. Ada kalanya terjatuh dan ada kalanya kita harus bangkit! Jika kita memiliki semangat dan keinginan disertai hasrat yang membara pasti kita akan bisa mencapai hasil yang memuaskan.
Hidup memang tak semulus jalan tol yang diibaratkan segala sesuatunya tidak bisa didapatkan dengan mudah. Yaa..terkadang ada sesuatu yang dilakukan terlihat mudah dan mencapai hasil yang maksimal akan tetapi tetap saja dalam menuju hasil yang diinginkan pasti ada saja dimana seseorang harus berjuang untuk mencapai hasil yang maksimal itu. Sekecil apapun itu, semudah apapun itu tetap saja yang namanya berjuang! Tidak ada kata “HIDUP TANPA PERJUANGAN”, mulai dari manusia lahir ke bumi hingga melewati proses pertumbuhan berawal dari bayi,balita,anak-anak,remaja hingga dewasa itu sudah banyak sekali perjuangan yang telah dilakukan dan tak bisa dijabarkan satu persatu. Salah satu contoh kecil yang dapat dijadikan motivasi untuk terus berjuang adalah saat dimana kita pertama kali ingin mengendarai sepeda roda dua. Awalnya pasti takkan mulus, harus melewati beberapa proses agar bisa mengendarainya mulai dari belajar keseimbangan untuk mengendarainya, adanya keberanian, semangat, dan keyakinan untuk bisa. Pada saat belajar keseimbangan, sering kali kita terjatuh namun kita tetap berusaha untuk bangkit dan terus berusaha mengendarainya hingga lancar. Jika dikaitkan dengan hidup itu perjuangan adalah semangat yang besar dan keinginan yang kuat untuk bisa hingga akhirnya membuahkan hasil yang maksimal. Ada kalanya terjatuh dan ada kalanya kita harus bangkit! Jika kita memiliki semangat dan keinginan disertai hasrat yang membara pasti kita akan bisa mencapai hasil yang memuaskan.
Nenek moyang kita saja memperjuangkan tanah air
kita untuk merdeka seperti sekarang ini. Butuh perjuangan yang keras. Nabi
Muhammad membawa kita dari zaman jahiliyah hingga zaman islamiyah seperti ini. Itu semua melalui
perjuangan yang tak henti-hentinya.
“HASIL TIDAK AKAN PERNAH MENGKHIANATI
PROSES”, sebuah ungkapan yang tidak asing lagi di telinga kita. Tertanam dengan
rapi lewat berbagai figur dalam diri kita, Ungkapan sederhana yang menjadi
sebuah pedoman bagaimana kita bertindak, menghadapi masalah,dan juga bagaimana
kita melakukan hal terbaik dalam usaha berjuang. Terkadang kita terlena dan
mudah menilai sebuah hasil tanpa melihat bagaimana latar belakang proses
tersebut. Manakah yang penting? Proseskah? Hasilkah?
Sebagaimana kisah nyataku berikut ini yang menjadi acuan semangatku
dalam hal apapun.
Aku termasuk orang yang hobi sekali dalam
menggambar. Bulan Oktober 2017 yang lalu sekolahku mengadakan sebuah event yang
diadakan setiap tahunnya yaitu “ Hasyimi Art Championship”, bagiku itu
merupakan kesempatan yang langka untuk mengikuti event yang berkaitan dengan
Art Lalu, akupun dengan penuh percaya diri
mendaftarkan diri untuk mengikuti event itu. Awalnya aku sedikit ragu untuk mengikuti event itu. Karna saingannya yang begitu
ketat, apalagi ada salah satu teman yang satu angkatan denganku dan dia mahir
sekali dalam bidang menggambar bahkan
dia sering kali menjadi pemenang setiap kali ada event-event menggambar. Banyak
temanku yang berkata padaku “ Sudahlah
kaf, kamu itu nyerah saja sama si Zain dia itu lebih jago daripada kamu, apalagi
event kemarin saja kamu kalah sama dia.” Ya..memang kuakui dia lebih jago
dariku tapi, aku tak akan menyerah begitu saja hanya karna omongan temanku. Aku
tak mempedulikan apa kata temanku. Selagi ada tekad dan kemauan yang kuat pasti bisa!. H-6 sebelum lomba itu dimulai
aku berlatih dan terus berlatih menggambar sampai hasilnya bagus. Hari lomba
pun tiba aku kerahkan semua kemampuanku dalam menggambar. Setelah seminggu lamanya aku
menunggu. Akhirnya saat yang kutunggu-tunggu telah tiba, malam ini adalah
pengumuman juara dalam event Hasyimi art championship sekaligus penutupan. Satu
persatu juara lomba pun di bacakan kini tiba saatnya lomba menggambar ilustrasi
di umumkan, tiba-tiba namaku tersebut sebagai “JUARA 1 LOMBA ILUSTRASI”,dan si
zain sebagai juara ke-2. Alhamdulilah ternyata selama ini usahaku nggak
sia-sia, Padahal di lomba-lomba sebelumnya aku tidak pernah menjadi juara dan selalu
saja gagal. Aku belajar dari kegagalan lomba-lomba sebelumnya yang pernah aku
ikuti.
“Pahit diawal manis diakhir itulah yang
dinamakan perjuangan”
Keberhasilan itu memang manis tapi belum
tentu dengan prosesnya. Dalam menjalani sebuah proses kehidupan hingga mencapai
sebuah kesuksesan terdapat pahit-getirnya melawan hambatan dan tantangan kehidupan
yang selalu pasti akan hadir di cerita kehidupan ini. Untuk itu cintailah proses hidup ini. Dengan kita
mencintai proses hidup akan terasa lebih indah dan menantang. Jika kita
menemukan masalah-masalah hidup, segeralah cari solusinya jadikan itu sebuah
tantangan hidup.
“Perjuangan
pasti butuh pengorbanan, baik itu berkorban waktu, pikiran, tenaga, air mata
bahkan darah.” Banyak perjuangan yang gagal hanya
dari niat atau bahkan dari pikiran, tetapi yang paling sering adalah usaha dan
perbuatan kita yang tidak mencerminkan arti perjuangan itu sendiri. Oleh karna
itu, apabila kita ingin berjuang tata lagi niat kita,pikiran ,strategi dan
taktik yang akan diambil serta lakukan sebaik mungkin.
“Ingatlah!..indah pada akhirnya itu
berawal dari sebuah perjuangan dan sebuah kesabaran yang tak terbatas”
“Hidup penuh pengorbanan“ “Pengorbanan perlukan perjuangan” “Perjuangan perlukan ketabahan” “Ketabahan
perlukan keyakinan” “Keyakinan pula menentukan kejayaan”
Kafhaya
Nuzulanisa lahir di Grobogan, 13 Agustus
2001 duduk di kelas XI SMA. saat ini dia bersekolah di MAPK 1
Surakarta. Sangat suka membaca Novel dan
menonton film anime. Penulis bisa di hubungi lewat akun gmailnya: kafhayanuzulanisa@gmail.com
menonton film anime. Penulis bisa di hubungi lewat akun gmailnya: kafhayanuzulanisa@gmail.com

